Harga BBM Turun Awal Februari 2026, Ini Daftar Lengkap Terbaru di Semua SPBU Indonesia

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:58:55 WIB
Harga BBM Turun Awal Februari 2026, Ini Daftar Lengkap Terbaru di Semua SPBU Indonesia

JAKARTA - Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) di awal Februari 2026 menjadi kabar yang cukup melegakan bagi para pengguna kendaraan bermotor. Setelah beberapa bulan pergerakan harga relatif stagnan, kini berbagai SPBU besar kembali melakukan penyesuaian tarif yang lebih ramah di kantong masyarakat.

Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Ramadan yang biasanya diikuti lonjakan mobilitas. Turunnya harga BBM diharapkan mampu membantu mengurangi beban pengeluaran transportasi sekaligus menjaga daya beli publik.

Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo serempak menurunkan harga sejumlah varian bensin dan solar non-subsidi. Penyesuaian ini memberikan sinyal positif bahwa pasar energi domestik mulai merespons perbaikan kondisi global.

Penurunan harga tersebut tidak terjadi tanpa alasan yang jelas. Harga minyak mentah dunia yang melemah serta penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat biaya impor BBM menjadi lebih rendah.

Kombinasi kedua faktor tersebut membuka ruang bagi operator SPBU untuk menyesuaikan harga jual ke level yang lebih terjangkau. Dampaknya langsung terasa di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat yang mencatat penurunan harga Pertamax hingga ratusan rupiah per liter.

Beberapa varian BBM dari merek lain bahkan mengalami koreksi harga yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Situasi ini memberi peluang bagi konsumen untuk lebih leluasa memilih jenis BBM sesuai kebutuhan kendaraan dan anggaran mereka.

Dengan adanya penurunan harga BBM, masyarakat diharapkan dapat lebih efisien dalam mengelola biaya transportasi harian. Penyesuaian tarif ini juga menjadi bagian dari dinamika pasar energi yang terus berkembang mengikuti kondisi global dan domestik.

Penyesuaian Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 10 Februari 2026

Pertamina sebagai operator SPBU terbesar di Indonesia melakukan penyesuaian harga BBM di berbagai wilayah. Penurunan harga ini berlaku untuk sejumlah varian bensin dan solar non-subsidi yang banyak digunakan masyarakat.

Harga BBM Pertamina per 10 Februari 2026 di wilayah Pulau Jawa mencakup lini bensin hingga diesel. Pertalite (RON 90) tetap di Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar (CN 48) juga tidak berubah di Rp 6.800 per liter.

Untuk Pertamax (RON 92), harga terbaru menjadi Rp 11.800 per liter. Pertamax Turbo (RON 98) dipatok Rp 12.700 per liter, sementara Pertamax Green 95 (RON 95) berada di Rp 12.450 per liter.

Pada lini solar non-subsidi, Dexlite (CN 51) dijual Rp 13.250 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) ditetapkan di harga Rp 13.500 per liter.

Shell Indonesia juga kembali menurunkan harga BBM di awal bulan ini. Koreksi harga tercatat berada di kisaran Rp 80 hingga Rp 760 per liter dibandingkan periode sebelumnya.

Harga Shell Super (RON 92) kini menjadi Rp 12.050 per liter. Shell V-Power (RON 95) dipasarkan Rp 12.500 per liter, sedangkan Shell V-Power Nitro+ (RON 98) menjadi Rp 12.720 per liter.

Untuk varian diesel, Shell V-Power Diesel (CN 51) kini dijual dengan harga Rp 13.600 per liter. Penyesuaian ini mengikuti tren penurunan harga BBM di pasar global.

Jaringan SPBU BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga sejak awal Februari 2026. Penurunan harga terjadi di kisaran Rp 260 hingga Rp 690 per liter untuk semua varian utama BP di Indonesia.

BP 92 (RON 92) kini dijual Rp 12.050 per liter. BP Ultimate (RON 95) dipasarkan Rp 12.500 per liter, sementara BP Ultimate Diesel (CN 53) berada di Rp 13.600 per liter.

SPBU Vivo turut mengikuti tren penurunan harga BBM pada awal bulan ini. Penyesuaian harga berada di rentang Rp 10 hingga Rp 650 per liter meskipun varian yang tersedia lebih terbatas.

Revvo 92 (RON 92) dijual Rp 12.050 per liter. Revvo 95 (RON 95) dipasarkan Rp 12.500 per liter, sementara Diesel Primus Plus (CN 51) berada di harga Rp 13.610 per liter.

Penyesuaian harga serempak dari berbagai operator SPBU ini menunjukkan adanya respons kolektif terhadap kondisi pasar energi global. Masyarakat pun memiliki lebih banyak opsi dalam memilih BBM sesuai kebutuhan kendaraan dan preferensi pribadi.

Dengan kompetisi harga yang semakin terbuka, konsumen dapat menikmati harga yang relatif lebih kompetitif di berbagai wilayah. Hal ini sekaligus mendorong efisiensi dan kualitas layanan di sektor distribusi BBM nasional.

Daftar Harga BBM Pertamina Seluruh Wilayah Indonesia per 10 Februari 2026

Mengacu pada penyesuaian harga yang mulai berlaku 1 Februari 2026, Pertamina menurunkan harga BBM non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.

Di wilayah Sumatera dan sekitarnya, harga BBM menunjukkan variasi sesuai dengan kebijakan distribusi dan biaya logistik. Di Aceh, Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.800 per liter.

Di Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga BBM sedikit lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 11.100 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, dan Dexlite Rp 12.350 per liter.

Wilayah Sumatera Utara juga mencatat harga yang relatif serupa dengan Aceh. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.800 per liter.

Untuk Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga BBM sedikit lebih tinggi. Pertalite berada di Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.250 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.850 per liter, dan Pertamina Dex Rp 14.100 per liter.

Wilayah Riau dan Kepulauan Riau memiliki struktur harga yang sama dengan kawasan Sumatera bagian tengah. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.250 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.850 per liter, dan Pertamina Dex Rp 14.100 per liter.

Di Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga BBM relatif lebih rendah dibanding daerah sekitarnya. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 11.300 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.050 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 12.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 12.800 per liter.

Untuk wilayah Jawa dan Bali, harga BBM Pertamina juga mengalami penyesuaian. Di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 11.800 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.700 per liter, Pertamax Green 95 Rp 12.450 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.250 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.500 per liter.

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat memiliki struktur harga yang sama dengan Jawa. Pertalite berada di Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 11.800 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.700 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.250 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.500 per liter.

Untuk Nusa Tenggara Timur, harga BBM sedikit lebih tinggi dibanding Bali dan NTB. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.800 per liter.

Di wilayah Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur, struktur harga BBM relatif serupa dengan Nusa Tenggara Timur. Pertalite berada di Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.800 per liter.

Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara mencatat harga yang sedikit lebih tinggi. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.250 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.850 per liter, dan Pertamina Dex Rp 14.100 per liter.

Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat juga mengalami penyesuaian harga yang sejalan dengan wilayah Kalimantan Barat dan sekitarnya. Pertalite berada di Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.800 per liter.

Untuk kawasan Maluku dan Maluku Utara, harga BBM Pertamina relatif stabil. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, dan Dexlite Rp 13.550 per liter.

Di wilayah Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, harga BBM mengikuti pola yang sama dengan kawasan Maluku untuk sebagian besar varian. Pertalite berada di Rp 10.000 per liter, Pertamax Rp 12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Dexlite Rp 13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp 13.800 per liter di wilayah tertentu.

Penyesuaian harga ini mencerminkan perbedaan biaya distribusi dan kondisi geografis masing-masing wilayah. Meskipun demikian, pemerintah dan operator SPBU tetap berupaya menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Perubahan harga BBM di awal Februari 2026 ini juga menjadi cerminan reaksi sektor energi terhadap dinamika pasar global. Setiap penyesuaian dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara stabilitas industri dan kemampuan masyarakat untuk membeli BBM.

Dengan harga yang relatif lebih rendah, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dalam pengeluaran transportasi harian. Penurunan ini juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi menjelang Ramadan dan periode mudik mendatang.

Tren penurunan harga BBM di berbagai SPBU besar juga memperlihatkan adanya kompetisi yang semakin sehat di sektor hilir migas. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan dengan harga yang semakin kompetitif dan layanan yang terus ditingkatkan.

Bagi pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha transportasi, informasi harga BBM terbaru ini menjadi acuan penting dalam merencanakan operasional harian. Dengan memahami struktur harga di wilayah masing-masing, masyarakat dapat mengatur anggaran secara lebih efisien.

Harga BBM yang turun di awal Februari 2026 memberikan optimisme baru di tengah berbagai tantangan ekonomi. Kondisi ini diharapkan dapat terus terjaga selama stabilitas pasar global dan nilai tukar rupiah tetap mendukung.

Terkini